Kompetisi Push-hands (Tuishou)

Push-hands (Tuishou) sebenernya terminologi yang diambil dari salah satu set latihan dalam beladiri #taichi, untuk latihan drill berpasangan, melatih rasa dan #balance. Namun belakangan dikembangkan menjadi suatu permainan, bukan hanya di kalangan peminat dan praktisi Taichi, tapi lintas aliran dan #beladiri.

Kalau inget cerita-cerita jaman dulu, pendekar ketemu pendekar mau duel. Ditawarkan dua pilihan, Tempelan atau duel bebas. Tempelan mirip dengan push-hands namun lebih sederhana dan tidak sebahaya tempelan jaman dunia persilatan.

Bahkan ibaratnya anda praktisi catur, billiard bahkan pemain congklak atau halma sekali pun boleh ikut selama mengikuti aturan mainnya hahaha 😀

Aturannya secara umum sederhana:
1. Tidak boleh ada benturan / memukul / menendang
2. Tidak boleh ada patahan, colokan, cekikan
3. Daerah serang pinggang ke atas, leher ke bawah (leher tidak boleh)
4. Hanya dorongan dan tarikan dengan segala macam varian dan teknik

Karenanya, permainan ini relatif aman, dengan segala kelengkapan safety yang semakin dikembangkan dan aturan yang dikembangkan. Tua-muda semua bisa berpartisipasi. Inti dari permainan ini ….

“Menjaga keseimbangan dan menghilangkan keseimbangan lawan”

Sebagian praktisi sparring merasa terbantu dengan permainan ini, untuk menjaga stabilitas saat bertarung. Bahkan beberapa orang menyebut push-hands sebagai “Sparring level terendah, di bawah light-sparring”.

Perlu ditekankan sekali lagi bahwa ini hanya sekedar permainan, buat orang yang #gagalpaham menganggapnya sebagai pengganti #sparring. Sparring pun adalah #permainan karena konyol kalau menganggapnya setara dengan #streetfight sesuatu yg dibatasi aturan ya permainan. Street fight atau real fight, ga ada aturan yg penting menang, yg penting selamat, yang penting ga mati.

Adapun push-hands mulai diperkenalkan secara nasional bahkan internasional. Dengan peraturan berbeda-beda yang belum standar.

Di Indonesia sendiri masih belum baku, bahkan di komunitas Indo-pushhands sendiri memodifikasi aturan standar pertandingan yang sering di pakai di Indonesia.

Kompetisi push-hands pun terbagi dua secara garis besar, yang akan dijelaskan pada point-point berikut ini.

Aturan secara umum

Waktu Pertandingan

  • 3 babak, dengan sistem best of 3, bila pemain menang 2 babak maka tidak perlu dilanjutkan
    ke babak ke 3
  • Untuk Dingbu/Fix Step :1 babak 45 detik bersih, istirahat antar babak 1 menit
  • Untuk Huobu /Moving Step: 1 babak 1.5 menit bersih, istirahat antar babak 1 menit

Teknik Pertandingan

Dalam mengeksekusi teknik yang digunakan dalam pertandingan antar kedua pemain harus
tersambung,mengikuti, dan menempel (zhan, nian, lian, sui), teknik dengan benturan keras tidak
diperbolehkan. Kuncian sendi kecil (jari,pergelangan tangan) tidak diperbolehkan. Menjatuhkan
dengan menghilangkan keseimbangan lawan. Dilarang keras dengan sengaja berniat mencederai lawan.

Aba-aba wasit pertandingan

  • Yubei (Get Ready)
    Peserta bersiap-siap pada posisi bertanding
  • Kaishi (Start)
    Peserta mulai bertanding
  • Ting (Stop)
    Peserta berhenti bertanding
  • Pingshou (No Point/Draw)
    Tidak mendapat point
  • i Fen (1 point)
    Peserta mendapat 1 point
  • Liang Fen (2 point)
    Peserta mendapat 2 point
  • San Fen (3 point)
    Peserta mendapat 3 point


I. FIX STEP / TINGPU ( DIAM / DI TEMPAT )

a. Lapangan

b. Aturan

  • Bila satu kaki lawan terangkat atau keluar dari batas maka mendapatkan 1 point
  • Bila lawan terjatuh maka mendapatkan 2 point
  • Bila lawan terjatuh/keluar garis lingkar lapangan maka mendapat 3 point
  • Bila kedua kaki lawan terangkat bersamaan maka mendapat 2 point
  • Bila kedua pemain sama-sama keluar atau jatuh, maka tidak ada point
  • Bila dalam 1 babak pemain unggul 10 poin atau lebih, maka babak tersebut langsung dimenangkan oleh pemain tersebut

c. Contoh partai

 

II. MOVING STEP / HUOPU ( BERGERAK )

a. Lapangan

b. Aturan

  • Bila lawan terkena serangan dan bergerak 2 langkah atau lebih, maka mendapat 1 point
  • Bila lawan keluar dari lingkaran pertandingan maka mendapat 1 point
  • Bila lawan terjatuh maka mendapat 2 point
  • Bila kedua pemain sama-sama keluar, jatuh, atau melangkah lebih dari 2 langkah, maka tidak
    ada point
  • Bila dalam 1 babak pemain unggul 6 poin

c. Contoh partai

 

Ada juga yang iseng-iseng sambil duduk 😀

Kayak di video ini….

Saat ini push-hands kompetisi maupun komunitas #indopush diikuti banyak peserta dari beragam beladiri, taichi, kungfu, wingchun, judo, mixedmartialarts (mma), #bjj, sumo juga pernah, silat terutama yang mengandalkan #rasa seperti gerak-saka, maenpo cikalong, dll selama permainannya bisa dimodifikasi sesuai aturan yang berlaku, semua bisa bermain.

Terlebih dari sekedar permainan, push-hands bisa menjadi ajang menguji diri selain sparring, menerapkan pelajaran yang telah kita pelajari dalam segala hal dan aspek dg cara yang lebih aman dan friendly.

Gimana, seru khan?
Nunggu apalagi? Ayo gabung kami di komunitas Indopush di…. Kami mengadakan gathering secara berkala, silahkan simak pengumuman kegiatan kami dalam waktu terdekat di Fans Page Facebook kami.

Jangan lupa ya, sebentar lagi akan diadakan hajatan akbar push-hands yang diselenggarakan sahabat-sahabat kami di Klub Taichi #candranaya tanggal 10 desember 2017 mendatang!

Buruan daftar di sini atau lihat infonya di sini!
Rasakan atmosfir ketegangan dan keasyikan di ajang ini…. RUGI GA NYOBA!

#pushhands #tuishou #taichi #taiji #taijiquan #osteoarthritis #lowbackpain #healthyness #meditation #kungfu #martialarts #indonesia #jakarta #palembang #balance #sensitivity #relax #relaxation #sakitpinggang #sakitlutut #pernapasan #peasindonesia #bajiquan #selfdefense #baji #gongfu #kungfu #chinesemartialarts #cma #traditionalmartialarts #fighting #combat #hakkyokukken #kenji #manga #akirayuki #virtualfighter #thegrandmaster #delapanmataangin #eightextreme

‘Penetration Power’ dalam Bajiquan

Pertama kali saya belajar Bajiquan, saya mengira tenaga yang digunakan adalah tenaga getaran yang menggetarkan tubuh dan membuat luka dalam. Mungkin ada aliran lain yang seperti itu, tetapi tidak begitu halnya dalam Bajiquan aliran kami. Beberapa aliran beladiri menggunakan tenaga getaran untuk memberi dampak merusak secara internal, bukan lebam atau memar seperti kena tinju di muka.

vibrating-power

“Penetration power”, adalah sejenis tenaga yg terjadi karena koordinasi badan yg tepat, yang mana tenaga ini sifatnya seperti merambat menembus permukaan merusak objek yang ada dibelakangnya. Sifatnya seperti menembus, tidak merusak objek di depannya, mengalir dengan halus, terlihat bagai “satu sentuhan ringan”. Shifu saya mengatakan ini teknik “rahasia” aliran kami. Tanpa ada ini! belum disebut kita melakukan Kungfu Bajiquan aliran ini.

penetration-power“Penetration Power” ini ada di setiap gerakan Baji aliran kami. Eksekusinya di akhir gerakan, bentuk tenaga seperti merambat merasuki objek yang menjadi sasaran. Latihannya sangat mudah. Cukup melatih “Side Stretch Punch” (Latihan San Chu Li) yang merupakan dasar dari latihan Baji aliran kami, biasanya kalau dilatih dengan serius “penetration power” bisa dikuasai dalam waktu 3-6 bulan, saya sendiri dibilang lulus (berhasil menguasainya) mendapat pengakuan Shifu setelah 2 bulan, dan diuji.

Pengujiannya sederhana, hanya dengan selembar kertas koran yg dilipat dua. Saya hanya perlu menggerakan “kua” sedikit, dan rahasia “40-60%”. ini juga menguji kekuatan putaran “Kua” kami dan seberapa relaks. Semakin anda bertenaga, semakin anda tidak bisa “melubangi” kertas koran itu. Kata Shifu saya, tenaga yg harusnya merambat melewati tangan kita, terhambat otot, jadi yang meluncur adalah tenaga otot yg berat dan lambat, sehingga akan “menghancurkan” kertas, atau malah “gak bisa melubangi”.

Tidak berlebihan kalau dikatakan “penetration power” ini dapat menembus baju besi sekalipun, karena tenaga ini tidak tertahankan. secara halus merambat, melakukan penetrasi jauh melampaui jarak pandang sasaran.

Ada 2 tipe jenis tenaga ini:

  1. Jarak Pendek
    yaitu hanya dengan menyentuh tangan ke objek (tentunya bukan “sentuhan biasa”)
  2. Jarak panjang
    Teknik serangan dalam jarak pendek, ditambah perenggangan tangan dan proyeksi tenaga ke balik sasaran yang terlihat.

Teorinya sangat mudah (tentunya gak bisa saya paparkan di sini, namanya juga “rahasia”). Tapi gak bisa dicapai tanpa latihan yang rajin dan mengulang-ulang sampai dapat “feel”-nya. Bagi saya cuman masalah “rajin” apa “enggak” saja. Percuma saja anda belajar jurus kalau tidak menguasai dasar ini, jurus anda kosong, anda tidak melakukan Bajiquan, hanya melakukan gerakan-gerakan yang mirip Bajiquan

Shifu saya mengatakan “Satu sentuhan ringan”, namun dapat melumpuhkan lawan dengan fatal!

Perguruan Energi Alam Semesta-宇宙混元氣武館

http://www.perguruanenergialamsemesta.com
http://www.indonesiabajitaichi.com
http://www.tokokungfu.com
FB : perguruanenergialamsemesta

Twitter : @MyEnergiAlam
Phone: +62-815-9396-122
e-mail: perguruanenergialamsemesta@gmail.com